Bagidata

Key Performance Indicator, atau yang biasa disebut KPI dapat digambarkan sebagai alat pengukur kinerja individu atau tim dalam pencapaian sebuah target. KPI akan berfungsi sebagai bahan evaluasi performa individu atau tim tersebut. Tidak hanya untuk mengukur performa individu atau tim, KPI digunakan juga sebagai pengukur keberhasilan perusahaan dalam memenuhi tujuan strategis maupun operasional mereka.

 

Tujuan utamanya adalah meningkatkan kinerja perusahaan pada tataran strategis dan operasional. Tidak hanya itu, KPI juga dapat digunakan untuk membuat keputusan yang tepat dan membantu fokus pada hal-hal yang  esensial di perusahaan.

 

Pada artikel kali ini kita akan sama-sama membahas secara khusus tentang key performance indicator (KPI), dan bagaimana KPI dapat menguntungkan sebuah perusahaan. Yuk, langsung saja kita mulai pembahasannya.

 

Dalam menilai pertumbuhan suatu perusahaan, diperlukan alat ukur yang akurat. Apakah perusahaan memproduksi atau menjual produk sesuai target dalam sebulan? Jika ya, apakah melebihi target yang ditetapkan sehingga meningkatkan keuntungan? Jika tidak, apa penyebabnya?

 

Saat menentukan KPI yang tepat untuk perusahaan Anda, Anda perlu memperhatikan tiga hal penting berikut ini.

 

  1. Tentukan target, tentukan target yang diinginkan. Ini adalah kunci utama dan dasar untuk menentukan KPI yang tepat untuk perusahaan kalian.

  2. Leading Indicator adalah indikator yang dapat menjelaskan kemungkinan hasil di masa mendatang.

  3. Lagging Indicator adalah kemajuan atau target tingkat keberhasilan dari indikator-indikator tersebut

 

Selain itu KPI atau key performance indicator memiliki beberapa keuntungan untuk perusahaan, yaitu :

 

  1. HRD dapat dengan mudah mengukur dan mengevaluasi kinerja karyawan dan mempertimbangkan dampaknya terhadap kinerja perusahaan.

  2. Bantu karyawan lebih memahami ekspektasi manajemen atau perusahaan.

  3. Karyawan dapat mengelola kinerja pribadi dengan lebih baik dengan memahami KPI atau referensi yang diberikan.

  4. Menjadi standar yang berharga bagi perusahaan untuk menciptakan sistem reward and punishment yang lebih obyektif.

  5. Subjektivitas keunggulan dapat dikurangi, dan karyawan dapat merasakan atmosfer pertumbuhan yang secara alami merangsang kinerja.

 

Berikut merupakan beberapa contoh KPI untuk HRD:

 

  1. Biaya aktual vs budget dalam perekrutan

 

  1. Tingkat keluar masuk karyawan

  2. Rata-rata lama waktu bekerja karyawan (total atau per departemen)

  3. Rata-rata jumlah jam training per karyawan

  4. Rata-rata biaya training per karyawan

  5. Rata-rata kinerja karyawan yang keluar

  6. Rata-rata gaji

  7. Biaya kompensasi dihitung sebagai persentase pendapatan perusahaan

  8. Rasio karyawan perempuan dan laki-laki

  9. Jumlah karyawan paruh waktu dibandingkan karyawan penuh



Mengelola sumber daya manusia suatu perusahaan merupakan salah satu faktor terpenting untuk kesuksesan bisnis. Dengan menerapkan key performance indicator (KPI), perusahaan akan dapat terus mendorong kinerja karyawan untuk mencapai kinerja yang prima. 

 

Bagaimana KPI membantu perusahaan mencapai kinerja yang sangat baik? Artinya, dengan bertindak sebagai dasbor untuk menjalankan bisnis perusahaan, atau seperti kokpit di pesawat terbang. Paradigmanya, bagaimana kalian dapat berkembang apabila kalian tidak tahu seberapa baik kinerja kalian dan bagaimana yang seharusnya kalian lakukan? Oleh karena itu, terapkan Key Performance Indicator dalam perusahaan dimana kalian berada.