Bagidata

Dengan semakin mendekatinya para generasi Z menuju dunia kerja, maka perusahaan sudah harus mulai mempersiapkan metode-metode khusus untuk menarik minat mereka untuk melamar. Mengapa harus khusus dipersiapkan? Karena seperti halnya angkatan kerja generasi millenial, angkatan kerja generasi Z juga punya karakter tersendiri terkait bagaimana mereka akan berkontribusi di dunia kerja.

 

Lalu bagaimana sih cara menarik perhatian generasi Z agar mereka tertarik melamar di perusahaan kita? Yuk simak tipsnya di artikel ini!

 

Seperti apa sih kriteria generasi Z itu?

 

Menurut sebagian besar sumber, generasi Z adalah mereka yang terlahir antara tahun 1995 hingga 2010. Dimana mereka lahir di era internet, dimana sedari kecil mereka sudah sangat familiar dengan internet. Di zaman itu, wartel sudah jarang ada namun warnet sangatlah booming. Karena sudah mulai modern sejak kecil, maka terbentuklah karakteristik generasi Z yang lebih unik lagi dibandingkan generasi-generasi sebelumnya, terutama di dunia kerja. Mereka dinilai lebih aktif, kreatif serta tidak ketinggalan jaman, sosok seperti inilah yang dibutuhkan perusahaan saat ini.

 

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan jika perusahaan kalian bermaksud untuk menjaring karyawan dari generasi Z!

 

Metode rekrutmen untuk generasi Z

 

Generasi Z cenderung akan mencari informasi pekerjaan yang menarik minat mereka melalui:

 

  1. Situs web perusahaan yang bersangkutan

  2. Job fair

  3. Media sosial: LinkedIn dan media sosial lain seperti Instagram

  4. Informasi dari teman

 

Jika kalian berminat menarik generasi Z untuk bekerja di perusahaan kalian, maka sebarkanlah pengumuman lowongan di 4 tempat di atas!

 

Yang diminta generasi Z di dunia kerja

 

Apa saja sih yang akan mereka minta di dunia kerja nantinya?

 

  1. Akses teknologi canggih. Ini jelas menjadi salah satu “syarat” mereka saat mereka memutuskan untuk bergabung dengan sebuah perusahaan. Canggih tidaknya sebuah perusahaan akan ikut menentukan, apakah mereka tertarik untuk melamar lowongan pekerjaan, atau skip saja dan mencari yang lain.

 

  1. Peran pekerjaan yang beragam, hal ini terkait keterampilan multitasking mereka yang lebih advanced ketimbang generasi sebelumnya.

 

  1. Minta dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan. Ini sudah dijelaskan di poin kedua di atas.

 

  1. Kompetisi. Yes, jiwa kompetitif mereka sangat tinggi. Hal ini tentu bisa “dimanfaatkan” oleh perusahaan, agar dapat mendorong mereka untuk meningkatkan performa kerja.

 

Lalu bagaimana cara menarik generasi Z agar melirik lowongan dari perusahan kalian?

 

Berikut ini hal yang dapat dilakukan untuk menarik generasi Z ke perusahaan!

 

  1. Memberi kesempatan pengembangan diri

 

Agar bisa menarik generasi Z, perusahaan harus bisa menawarkan hal yang menarik bagi mereka. Selain gaji dan fasilitas yang bagus, Gen Z ternyata tertarik terhadap kesempatan mengembangkan diri di perusahaan.

 

  1. Berikan work life balance yang baik

 

Gen Z sangat menyukai keseimbangan antara hidup dan bekerja. Perusahaan yang memiliki jam dan lokasi kerja yang fleksibel dirasa lebih menarik bagi generasi Z. Lalu, keberadaan agenda liburan bersama atau kesempatan berolahraga di kantor dapat menjadi daya tarik bagi mereka.

 

  1. Memanfaatkan Teknologi Demi Efisiensi Kerja

 

Generasi Z tumbuh bersama perkembangan teknologi yang pesat dan digitalisasi di segala sektor. Hal itu membentuk karakternya sebagai sosok yang gemar memanfaatkan teknologi untuk berbagai keperluan, termasuk bekerja.

 

Maka, agar perusahaan diminati generasi Z, segera adopsi teknologi ke dalam proses kerja. Manfaatkan teknologi untuk memudahkan dan meningkatkan efisiensi kerja karyawan kalian!

 

Tertarik mempekerjakan generasi Z? Banyak perusahaan besar dunia mendapat keuntungan dari aneka terobosan yang dihadirkan karyawannya terutama dari karyawan yang terbilang masih muda. Banyak ide dan inovasi menarik yang akan mereka berikan untuk perusahaan anda! Jadi tunggu apalagi!